165 Sarjana S1 Manajemen STIMLASH Jaya Makassar Diwisuda

    Dibaca 245 kali

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan (STIMLASH) Jaya Makassar, Dr Hernita, SE,MM saat memberikan sambutan pada acara wisuda sarjana prodi SI Ilmu Manajemen STIMLASH Jaya Makassar, Selasa 7 November 2017.- (foto : nasrullah)


MAKASSAR, LATEMMAMALA.COM; -- Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan (STIMLASH) Jaya Makassar yang dipimpin Ketua STIMLASH Jaya Makassar, Dr Hernita, SE, MM telah mewisuda sebanyak 165 sarjana Progran Studi Ilmu Manajemen (Manajemen SDM, Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran dan Manajemen Perkantoran), Selasa 7 November 2017.

Wisuda sarjana ke-12 ini dihadiri Kabag Umum Kopertis IX Sulawesi, H Muhammad Amir, Ketua BPH STIMLASH Jaya Makassar, Dr. H. Sahban Liba, MM, Ketua Yayasan Pendidikan Lasharan Jaya Makassar, Hj. Nurlela, Direktur PPs STIEM Bongaya, Prof. Dr. Samsul Rijal sekaligus membawakan orasi ilmiah tentang pemimpin, kepemimpinan dan leadership.

Ketua STIMLASH Jaya Makassar, Dr. Hernita, SE, MM mengatakan, sejalan dengan visi STIMLASH Jaya Makassar menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam peningkatan sumber daya manusia yang terkemuka dalam ilmu manajemen serta mampu menjawab tantangan yang dihadapi saat ini telah melahirkan orang-orang yang memiliki ilmu dan karakter yang baik, berwawasan serta memiliki nilai-nilai kebangsaan serta siap menghadapi MEA 2017.

Dikatakan, alumni STIMLASH Jaya Makassar tidak perlu panik menghadapi persaingan global saat ini. Karena, katanya, dengan memiliki sumber daya manusia yang baik, bisa menciptakan peluang usaha sendiri dan bahkan dapat mempekerjakan orang lain. “Ciptakan peluang usaha, jangan selalu tergantung pada penerimaan PNS,” ujar Hernita memotivasi para wisudawan.

Hernita menceritakan pengalamannya dalam suatu waktu perjalanan ke Amerika, dia melihat produk Indoneia di luar negeri tidak kalah bersaing dengan produk luar negeri. “Banyak produk Indonesia di pajang di luar negeri, itu artinya produk Indonesia unggul, hanya kadang-kadang kita tidak percaya diri dengan produk kita sendiri,” katanya.

Hernita juga menyinggung tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi telah menerapkan kedisiplinan, tidak hanya berlaku bagi mahasiswa tetapi juga dosen.

Dalam hal penegakan disiplin, setiap pukul 09.00 WITA, semua mahasiswa dan dosen sudah harus berada dalam kelas belajar tepat waktu. “Jika ada mahasiswa terlambat sedikit tidak dibolehkan lagi masuk, begitu pula dosen yang terlambat masuk mengajar, akan digantikan oleh dosen yang sudah ditunjuk,” tandas Ketua BPH STIMLASH Jaya Makassar, Dr. H. Sahban Liba, MM.

Dikatakan, wisuda yang dilaksanakan kali ini bukanlah akhir tetapi baru titik awal dalam menghadapi kehidupan baru yang penuh tantangan.

Kehidupan kampus, lanjutnya, jauh berbeda dengan dunia di luar kampus. Tantangan yang dihadapi lebih berat, karenanya ia berharap, mahasiswa yang diwisuda tidak boleh berhenti belajar.

Di akhir sambutannya, Dr. Hernita berharap kepada wisudawan untuk tetap menjaga nama baik almamater.

Di acara wisuda ke-12 STIMLASH Jaya Makassar ini, tiga Mahasiswa berprestasi diberikan penghargaan, yakni; Hasriani dengan IPK 3,72 (masa kuliah 4 tahun), Selfia dengan IPK 3,71 (masa kuliah 4 tahun 2 bulan) dan Juliati B dengan IPK 3,70 (masa kuliah 4 tahun).(nasrullah/din)

 

 

Bagikan Berita Ini: