Dituntut Pelayanan Kesetaraan pada PTS dan PTN

    Dibaca 159 kali

 

Citizen Reporter

Laporan : Nikita Ayu Rahmawati

Aktifis Pers Kampus Universitas  Sawerigading Makassar


MAKASSAR, LATEMMAMALA.COM; -- Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah IX Sulawesi menggelar Refleksi Akhir Tahun 2017, Rabu (27/12/2017).

Acara tersebut dilaksanakan di Grand Diamond Ballroom Lantai 5, MYKO Hotel & Convention Center, Jl. Boulevard Raya Panakkukang Mas Makassar.

Ketua Aptisi Wilayah IX-A Sulawesi, Prof. Dr. Ma'ruf Hafidz, SH, MH dalam laporannya menegaskan, hubungan antara Aptisi dan Kopertis akan semakin lebih bagus.

Saat ini sekitar 70 persen mahasiswa studi di kampus PTS dan hanya 30 persen di PTN.

Tanpa PTS, negeri akan bagaiamana jadinya dalam mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas, tegas Wakil Rektor IV UMI Makassar ini.

Kenyataan itu sehingga pemerintah dituntut harus memberi  kesetaraan dalam  pelayanan terhadap PTN dan PTS, tandasnya.

Pada beberapa daerah seperti di Jawa Barat, Kaltim, Jokyakarta mendapat alokasi dana dari pemerintah provinsi  bersama mencerdaskan anak bangsa tandas mantan Ketua Panwaslu Kota Makassar ini.

Tampil sebagai pembicara dalam acara tersebut, yakni; Ketua Umum APTISI Dr. Budi Djatmiko.

Koordinator Kopertis Wilayah XI Sulawesi diwakili Sekpel Kopertis IX, Dr. Hawignyo, MM dan Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Muslim Indonesia. Prof Dr. H. Hambali Thalib, SH, MH.

Hadir dalam acara tersebut yaitu Ketua Yayasan dan Dosen Perguruan Tinggi Swasta Kopertis Wilayah IX Sulawesi.

Acara Rekfleksi Akhir Tahun 2017 itu dibuka oleh Ketua Umum APTISI Dr. Budi Djatmiko dalam kesempatannya berharap Refleksi Akhir Tahun 2017 pengelolaan perguruan tinggi swasta ke depan dapat menjadi lebih baik di tahun mendatang, harapnya.

Tampak hadir, Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. Masrurah Mokhtar, M.Hum, Rektor Universitas Sawerigading, Prof Dr. A. Melantik Rompegading, SH, MH, Rektor Unasman, Dr. Chuduriah Sahabuddin, M.Si.

 

 

Bagikan Berita Ini: