Wabup Supriansa Dorong Desa Berinovasi Tanpa Tinggalkan Budaya

    Dibaca 88 kali

 

Reporter : Amiruddin Baringeng

WATANSOPPENG, LATEMMAMALA.COM; -- Bursa Inovasi Desa Kabupaten Soppeng digelar di Aula Gabungan Dinas Jl. Salotungo Watansoppeng Kelurahan Lalabata Rilau Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Sabtu, 30 Desember 2017.

Bursa ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Soppeng.

49 desa selaku peserta difasilitasi oleh 8 tim pelaksana inovasi desa setiap kecamatan.

Team Leader Konsultan Nasional Inovasi Desa, Wahyuddin dalam sambutannya pada pembukaan acara itu mengatakan, bursa inovasi desa adalah sesuatu yg penting untuk dilaksanakan. Karna menurutnya, selama 3 tahun pelaksanaan Dana Desa, penggunaannya sangat yerkesan sangat monoton, hanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan saja.

Maka, lanjutnya, melalui Dana Desa didorong untuk dipergunakan memperbaiki
pengembangan posyandu, kesehatan dan
pendidikan melalui PAUD, Bumdes , Produk Unggulan Desa dan Sarana Olahraga.

Dikatakan, skitar 50 gagasan yang telah dikumpulkan, nantinya akan dipilih yang cocok diterapkan di daerah ini.

"Jangan takut melakukan sesuatu, silakan berinovasi, selama itu dapat dipertanggung jawabkan," kata Wahyuddin mengingatkan.

Kita harus membuat inovasi yang membuat soppeng akan lebih berkembang lagi, mari kita saling berkomitmen untuk memperbaiki desa kita," ajak Wahyuddin.

Bursa Inovasi Desa ini dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Soppeng Supriansa, SH,MH dalam sambutannya, mengatakan, "hari ini Soppeng telah memperlihatkan warnanya, orang-orang ramai berkunjung berkat inovasi taman- taman yang telah kita bangun bersama, baik itu orang dari daerah sendiri maupun dari luar daerah kita. Ini menunjukkan, Inovasi yang kita bangun, sebuah keberhasilan di daerah kita," ungkapnya.

Dijelaskan, salah satu tujuan dari bursa ini adalah untuk menambah wawasan para aparatur desa. Bursa ini menawarkan berbagai kegiatan terkait pembangunan desa yang lebih kretif dan inovatif.

bursa inovasi yang terselenggara hari ini di Kabupaten Soppeng, lanjut Wabup Supriansa, adalah sebuah langkah yang strategis untuk percepatan pembangunan di desa. "Kegiatan hari ini adalah bukti nyata, kemampuan lokal di desa tidak perlu diragukan lagi," kata Supriansa meyakinkan.

"Silahkan berinovasi tanpa meninggalkan ciri khas budaya kita, berinovasi menghadirkan hal yang baru yang dapat diterima masyarakat dengan baik," kata Supriansa memotivasi.

Kegiatan Bursa Inovasi Desa ditutup dengan penandatangan dukungan komitmen inovasi desa oleh Wakil Bupati Soppeng.

Turut hadir, para pimpinan SKPD, para camat, kades dan lurah se-Kabupaten Soppeng.

Bagikan Berita Ini: