Indomaret Jadi Kajian Sosiologi Ekonomi Mahasiswa Fisip Unsa Makassar

    Dibaca 134 kali

 Citizen Reporter

Laporan : Darsil Yahya M

Aktivis Pers Kampus Universitas Sawerigading Makassar.


MAKASSAR, LATEMMAMALA.COM; -- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Program Studi (Prodi) Sosiologi Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar kembali menggelar ujian proposal gelombang ke empat.

Ujian diikuti 4 mahasiswa dan dilaksanakan di kampus Unsa Jl. Kandea 1 No 27 Makassar, Sabtu (6/1/2018).

Salah seorang mahasiswa akan mengkaji Indomaret dan pedagang eceran dalam perspektif kajian sosiologi ekonomi.

Mahasiswa menulis kajian itu adalah Salija Astuti Renyaan dengan judul proposal, "Dampak Jejaring Indomaret Terhadap Kondisi Sisi Ekonomi Pedagang Eceran."

Salija mengatakan, alasan paling krusial sehingga mengambil judul tersebut itu karena dari penelitian yang dilakukan.

Adanya ritel Indomaret ini selain mempunyai manfaat lebih dalam hal pemenuhan kebutuhan namun di lain sisi menjadi ancaman bagi pedagang eceran. 

Dilanjutkan, sebab kondisi sosial ekonomi pedagang eceran kini mengalami marginalisasi, omset menurun karena keberadaan ritel Indomaret tersebut, tuturnya.

Selain Salija, mengikuti ujian tahap keempat, yakni; Irham Mahmud, Fatmawati dan Tofan Mustiyatno 

Dekan Fisipol, Dr. Muhammad Yahya M.Si serta Prodi Sosiologi Dr. Adi Sumandiyar, S.Sos, M.Si. menguji langsung keempat mahasiswa tersebut.

Setelah ujian berlangsung, Adi Sumandiyar berharap, ke depannya para calon peneliti atau calon sarjana lebih optimal, khususnya dalam menguasai metode-metode penelitian yang digunakan.

"Memilih metode kualitatif atau kuantitatif karena ini lebih kepada fenomena masyarakat.
Selain itu hasil temuan betul-betul orisinil, karena hasil temuan ini akan menjadi rujukan para pengambil kebijakan. Khususnya bagi mereka yang meneliti tentang masalah pasar tradisiona dan pedagang modern serta masalah pedagang Online," ucap doktor sosiologi PPs UNM tersebut.

 

 

Bagikan Berita Ini: