Prof. Jasruddin Sosok Pemikir, Pekerja dan Berani Ambil Kebijakan

    Dibaca 146 kali

 

 
MAKASSAR, LATEMMAMALA.COM; -- Ditunjuknya Prof. Jasruddin menjadi Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi akan menjadi angin segar bagi pemerhati pendidikan di republik ini. 

Beliau saya kenal sebagai orang bertipe pemikir, pekerja, dan berani mengambil kebijakan dalam tatanan proses, dan tetap mengarah pada target makro atau tujuan akhir kegiatan itu.

Demikian ditegaskan Ketua Prodi S3 Sosiologi PPs-UNM, Prof. Dr. Andi Agustang, M.Si kepada LatemmamaNews di Jakarta, Senin (15/1/2018).

Karena kita diperhadapkan sejumlah permasalahan bangsa, misalnya, radikalisme, intoleransi, separatisme, dan narkoba. 

Selain itu, kerusakan lingkungan, kekerasan, pengangguran sarjana, kurang siap menghadapi MEA dan seterusnya.

Disisi lain juga kita dapat mencermati karakter lulusan di antaranya adalah ketidaksesuaian kebutuhan dan ketersediaan kemampuan teknis cukup tetapi kurang diimbangi kemampuan bernalar. 

Serta rendahnya kemampuan komunikasi lisan dan tertulis, berpikir kritis, percaya diri dan lunturnya nilai-nilai kebaikan.

Karena itu tepat sekali Rektor UNM, Prof. Husain Syam merekomendasikan  Prof. Jasruddin untuk menjadi  Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi.

Terkait permasalahan bangsa dan kaitan dengan karakter alumni maka diperlukan penguatan revitalisasi MKU, MKD. 

Dan MKK diarahkan pada upaya penguatan sistem nilai, lerning skill, reading skill, writing skill, retorika dan wawasan kebangsaan dan bela negara.

Karenanya lewat kapabilitas, sosok Prof. Jasruddin diharapkan akan segera melakukan peningkatan mutu pendidikan di perguruan tinggi untuk meningkatkan daya saing bangsa. 

Kita membutuhkan hasil penemuan riset dan inovasi teknologi, akan tetapi itu tidak cukup karena kita berhadapan era kompleksitas permasalahan, yakni; toleransi, radikalisme, narkoba dan lain-lain.

Sehingga pendidikan tinggi perlu dirancang sedemikian rupa melalui pendekatan filosofi general education dan sosok Prof. Jasruddin sangat paham soal ini.

Dengan cara ini tidak hanya disiapkan agar dapat sukses secara profesional, tetapi lulusan juga lebih memahami permasalahan dihadapi oleh bangsa Indonesia, menjadi warga negara yang baik, terbuka pikirannya, memahami kewajibannya. 

Juga memahami, kegiatan atau tindakan yang dilakukan dapat memberikan dampak kepada masyarakat.

Pernyataan Prof. AA, julukan kepada Prof. Andi Agustang), diamini sepenuhnya oleh Prof. Rifdan Ketua KPS S2 Adm Publik PPs UNM. (yahya)

 

Bagikan Berita Ini: