Pertama di Sulsel, Manajemen Keuangan Syariah Unifa Fajar

    Dibaca 137 kali

 


Laporan : Nikita Ayu Rahmawati

Aktivis Pers Kampus Universitas Sawerigading Makassar


MAKASSAR, LATEMMAMALA.COM; -- Program Studi Manajemen Universitas Fajar (Unifa) Makassar memiliki tiga konsentrasi, yaitu; konsentrasi manajemen sumber daya manusia, konsentrasi manajemen pemasaran, dan konsentrasi manajemen keuangan syariah.

Konsentrasi manajemen keuangan syariah inilah menjadi yang pertama ada di Sulawesi Selatan.


Demikian disampaikan Ketua Prodi Manajemen Unifa Drs. Rachmat Sugeng, S.E, M.M saat ditemui di kampusnya, di Jl. Prof. Abdurrahman Basalamah (ex Racing Center) No. 101, Karampuang, Panakkukang, Kota Makassar, Rabu (24/1/2018).

Dijelaskan, jumlah mahasiswa baru setiap tahunnya meningkat hingga saat ini Prodi Manajemen memiliki jumlah mahasiswa aktif kurang lebih 700 mahasiswa.

Setiap mahasiswa Prodi Manajemen Unifa, selain dibekali dengan entrepreneur agar nantinya menjadikan alumni mampu menciptakan lapangan kerja atau memberikan peluang kerja, juga mendapatkan kesempatan magang di beberapa perusahan yang diinginkannya untuk mempraktekkan teori yang didapat pada mata kuliah.

Alumni Prodi Manajemen sendiri saat ini sudah menyebar bekerja di beberapa perusahaan dan ada pula yang sudah memiliki usaha sendiri.

Tercatat sebanyak 20 dosen yang dimiliki prodi manajemen Unifa, tiga dosen sudah memiliki gelar doktor. Dan tahun ini tiga dosen Prodi m
Manajemen mendapatkan dana hibah penelitian.

Sejak tahun 2008, Drs. Rachmat Sugeng, S.E M.M adalah beralih menjadi dosen, sebelumnya pernah menjadi konsultan hukum.

Kepala Bagian Personalia dan Umum di Chemco Harapan Nusantara Jakarta, Manajer Logistik dan Umum di Humpus Group ditempatkan di PT Rante Mario Makassar.

Konsultan ESDM Kementrian Energi dan SDA ditempatkan di Sulsel dan Sulbar untuk Progran LPG 3 kg.


Alumni S1 Hukum Universitas 17 Agustus Semarang selesai 1989, S1 Ekonomi UGM selesai tahun 1992, melanjutkan pendidikan S2 Manajemen Konsentrasi Keuangan Syariah di Universitas Surakarta selesai tahun 2016.

Pria kelahiran Kebumen, 30 November 1963 ini terpanggil menjadi dosen, selain karena masa kerja dosen yang cukup panjang, juga berpedoman dengan tiga perkara yang akan dibawa mati, salah satunya, beramal, dengan menjadi seorang dosen yang membagikan ilmunya kepada para mahasiswa, ungkapnya.

 

Bagikan Berita Ini: