Alumni dan Mahasiswa S3 PKLH PPS UNM gelar Eco Edu Wisata dan Penyuluhan Kesehatan Lingkungann

    Dibaca 220 kali

 


BULUKUMBA, LATEMMAMALA.COM; -- Alumni dan Mahasiswa Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup (PKLH) PPs-UNM melaksanakan Eco Edu Wisata dan Penyuluhan Lingkungan di Kabupaten Bulukumba selama dua hari, Sabtu-Minggu, 27-28 Januari 2018.

Kegiatan ini dilaksanakan penyuluhan, berupa, pemanfaatan limbah pelastik dan kain di Desa Batang serta budidaya lebah madu di Desa Tanah Toa Kabupaten Bulukumba, ungkap
Dr. Ir. Nurlita Pertiwi, MT yang juga Ketua Prodi S3 PKLH PPs-UNM.

Sebelum melakukan penyuluhan, 27 peserta didampingi ketua Prodi S3 PKLH PPs-UNM mengunjungi lokasi pembuatan perahu pinisi di Desa Parangluwu, hutan adat ammatoa kajang, ungkap alumni S3 PPs-IPB ini.

Kegiatan eco edu wisata ini bertujuan untuk lebih mendekatkan mahasiswa dengan realitas dan fenomena kesehatan lingkungan yang dialami di tengah masyarakat, tegas magister tehnik PPs-Unhas ini.

"Para mahasiswa ini selama di kampus diajarkan teori terkait dengan lingkungan hidup dan permasalahannya, kemudian kita
turun langsung ke lapangan dengan memilih Bulukumba Sulsel, guna memperlihatkan dan sekaligus mengujicoba teori yang dipelajari di kampus dengan kenyataan dan fakta lapangan," tandas mantan Ketua Jurusan Pendidikan Tehnik Sipil Fakultas Tehnik UNM.

Salah satu mahasiswa S3 PKLH PPs-UNM, Herlina S.Pd, M.Pd yang juga ikut dalam kegiatan eco edu wisata, mengatakan, "kegiatan ini sangat berguna, baik bagi kami sebagai mahasiswa dan untuk masyarakat, mengingat, kegiatan ini merupakan aplikasi di lapangan, kami turun langsung ke lapangan untuk mengaplikasikan ilmu lingkungan yang didapatkan selama perkuliahan dan melihat langsung isu-isu, fenomena yang terjadi di lingkungan, sehingga lewat penyuluhan ini nantinya masyarakat bisa mengetahui pemanfaatan limbah plastik dan kain percah yang didaur ulang menjadi barang-barang unik, kemudian bisa digunakan kembali dan punya nilai ekonomi, sehingga berguna bagi masyarakat dan lebih pentingnya bisa meminimalisir dampak pencemaran lingkungan. (sul)

 

 

Bagikan Berita Ini: