Dosen S2 Administrasi Publik Unismuh Makassar Dominasi PTP Kemenristekdiktii

    Dibaca 131 kali

  


MAKASSAR, LATEMMAMALA.COM; -- Dosen S2 Administrasi Publik Unismuh Makassar berhasil meloloskan tiga proposalnya dan mendapat hibah dana penelitian tim pascasarjana (PTP) yang dibiayai oleh Kemenristekdikti untuk pelaksanaan tahun 2018. 

Seperti dilansir Ketua Program Studi Magister Administrasi Publik Unismuh Makassar Dr. Abdul Mahsyar, M.Si. 

Berdasarkan Surat Direktorat Riset & Pengabdian Masyarakat Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan No. 0045/E3/LL/2018 Tgl 16 Januari 2018. 

Tahun 2018 Unismuh Makassar mendapat hibah pendanaan penelitian untuk 86 judul proposal merupakan terbanyak dilingkungan Kopertis IX Sulawesi.

Dari sejumlah peneliti tersebut 4 dosen Pascasarjana Unismuh Makassar  diterima dan dibiayai proposal penelitiannya pada Skim Penelitian Tim Pascasarjana (PTP).

Mereka itu, 3 orang dosen dari program S2 Administrasi Publik dan 1 orang dari program S2 Bahasa dan Sastra Indonesia.

Ini juga jumlah terbanyak di lingkungan Kopertis IX karena pada Skim PTP ini jarang dimanfaatkan oleh para dosen, pada tahun ini hanya 2 PT di luar Unismuh Makassar yang meloloskan masing-masing 1 orang dosennya.

Prestasi membanggakan ini seperti sudah menjadi agenda rutin bagi Dosen Pascasarjana Magister Administrasi Publik.

Karena sejak 2012 sampai sekarang para dosen selalu mendapat hibah pasca, untuk tahun ini 3 dosen Pascasarjana MAP.

Mereka itu, masing-masing, Dr. Lukman Hakim, M.Si. Mengkaji tentang Pengembangan Kebijakan Lelang Jabatan Pemerintah Daerah Kota Makassar. Penelitian ini sudah memasuki tahun ke-2 pembiayaan.

Sedangkan Dr. Abdul Mahsyar, M.Si., mengkaji tentang Model Jaringan Antar Organisasi dalam Koordinasi Penanggulangan Kemacetan Lalu Lintas di Kota Makassar, penelitian sudah masuk tahun ke-3 pembiayaan. 

Selanjutnya Dr. Anwar Parawangi, M.Si. Proposal penelitiannya mengkaji tentang Model Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Petani Miskin di Kabupaten Bone, penelitian yg memperoleh pembiayaan pada tahun pertama. 

Dikatakan oleh Abdul Mahsyar, semua dosen Pascasarjana khususnya pada Program Magister Administrasi Publik harus melakukan penelitian karena jadi lucu, kalau dosen membimbing tesis, menguji dan mengoreksi tesis mahasiswa sementara mereka sendiri tidak pernah meneliti.

Kewajiban dosen meneliti juga merupakan implementasi arahan dari Rektor Unismuh Makassar Dr. Abd. Rahman Rahim, M.M.

Bahwa tugas utama dosen bukan hanya mengajar tetapi juga melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat, dan khusus dosen Unismuh harus mengamalkan dharma keempat yakni pengamalan nilai nilai keislaman dan kemuhammadiyaan. (yahya)

 

Bagikan Berita Ini: