Dua Tahun di Bawah Kepemimpinan Murniati, STKIP Muhammadiyah Manokwari, Dinilai Semakin Maju

    Dibaca 358 kali

Ketua STKIP Muhammadiyah Manokwari, Murniati, S.Si, MPd 

 

MANOKWARI, LATEMMAMALA.COM; --
Untuk menjadi seorang pemimpin tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Namun upaya dan terobosan memajukan kampus yang dinakhkodainya terus menjadi prioritas utama dan semua ini tidak terlepas dari kerja sama para dosen dan staf yang dipimpinnya, ucap Murniati.

Selama kepemimpinan Murniati yang memasuki tahun kedua ini sudah banyak memberikan hasil yang nyata, mulai dari sarana perkuliahan, gafura, taman trotoar, unit-unit bisnis, mushollah, room selfi, serta beberapa dosen study lanjut ini terus dipacu demi memajukan kampus STKIP Muhammadiyah Manokwari yang lebih berkualitas.

Terbukti ketika wartawan Latemmamala News berkunjung ke kampus tersebut, pembangunan pintu gerbang dan pembangunan gedung perkuliahan menunjukkan suatu kemajuan yang sangat luar biasa.

Ini semua tidak terlepas dari kerjasama semua staf dan doaen. Memasuki tahun ke-2 kepemimpinan Murniati yang terus diapresiasi dari pemerintah setempat, bahkan pujian dari mahasiswanya sendiri.

Namun di balik semua ini tentunya dalam memimpin sebuah institusi, sudah hal yang wajar, ada yang senang dan ada juga yang tidak.

"Itulah realita yang harus kita hadapi dan menjadikan sebuah motivasi bahkan menjadi inspiring untuk lebih bersemangat lagi," ungkapnya saat ditemui LatemmamalaNews di kampusnya, Jumat, 2 Pebruari 2018.

Menurut Murniati, omongan, ocehan atau kritikan dari berbagai kalangan itu adalah sebuah bentuk simpati atau peduli orang terhadap kita.

Bagi sang perempuan Inovator kampus (Red. : julukan Murniati dari berbagai kalangan) ini, "semua ocehan miring yang menyerang saya, tak perlu direspon dengan kata, tetapi cukup ditunjukkan dengan TINDAKAN dalam bentuk NYATA," kata alumni Unhas Makassar ini dengan bijak bestari.

Wanita yang berdarah Bugis Makassar ini memang dikenal sebagai sosok perempuan yang gigih dan ulet, visioner serta selalu mengedepankan kemajuan tanah Papua.

Terbukti berbagai undangan sebagai pemateri yang dilakukan oleh pemerintah setempat tidak pernah ditolak. Karena menurutnya, ini semua termasuk bagaimana kita menjadi garda depan dalam membawa nama STKIP Muhammadiyah Manokwari di luar termasuk luar Provinsi Papua Barat.

Perempuan cantik kelahiran 1974 asal Bulukumba Sulawesi Selatan ini, belakangan ini dikenal disiplin baik di kampus yang dia nahkodai maupun di lingkungan luar pengabdiannya. Ia menjadi ikon kampusnya.

Mengakhiri perbincangan dengan Latemmamala News, baginya, apa yang diraih ini, selain atas ridho Allah SWT, dan kerjasama yang baik antara sesama pimpinan dan seluruh civitas akademika, juga tak terlepas atas motivasi dari suami saya yang selama ini proaktif memberikan spirit untuk tetap eksist selama aktifitas itu tak bertentangan dengan norma dan nilai.(ka.biro humas stkip mm, edhy surya, sp/din)

Bagikan Berita Ini: