Tapak Suci Butuh Pemimpin Punya Visi Jauh ke Depam

    Dibaca 127 kali

 

MAKASSAR, LATEMMAMALA.COM; -- Kita berharap pimpinan umum Tapak Suci adalah seseorang pemimpin yang punya visi misi yang jauh ke depan demi kemajuan Tapak Suci karena ke depan  membutuhkan pemimpin yang mampu mengelola organisasi.

Demikian ditegaskan Sukrawa, Pimpinan d
Daerah (Pimda) 068 Bontang Kalimantan Timur saat ditemui media di sela-sela kegiatan Muktamar VX di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah Makassar, Jum'at (23/2/2018).

Selain itu, Sukrawa mengatakan, seorang pemimpin itu ibaratkan supir, bisa membawa kendaraan dengan baik dan nyaman hingga sampai ke tujuan dengan baik, jangan sampai berhenti di tengah jalan dengan program yang kurang jelas, katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bagi kami yang setara dengan pimpinan daerah jelas kami menginginkan tapak suci sendiri bisa menghasilkan atlet-atlet yang handal, baik di tingkat lokal maupun nasional apalagi sampai ke tingkat internasional.


"Kami juga melihat, tapak suci sekarang sudah bagus, karena sudah berbicara di tingkat internasional tapi alangkah bagusnya kalau kalau kita atau atlet-atlet tapak suci lebih banyak lagi bisa berkiprah di tingkat internasional," harapnya.

Sukrawa juga menjelaskan, salah seorang atlet dari Bontang pernah mewakili Indonesia di tingkat internasional.

"Salah seorang atlet nasional kita dari Bontang yang bernama M Ikbal pernah mewakili Indonesia di ajang Sea Games, jadi terus terang kami dari Bontang amat tersanjung karena keberhasilan dia bisa membawa tapak suci Bontang yang notabenenya Bontang sendiri masih dibilang kota kecil namun bisa berprestasi di tingkat internasional," ungkapnya. 

Namun, di dalam perjuangannya memberikan presentasi buat daerahnya, tapak suci putera Muhammadiyah Bontang ini juga sering mengalami beberapa kendala baik dari segi pembinaan maupun dari segi fasilitas latihan.

"Untuk kaderasi di daerah kami terkendala karena ruang lingkup kami yang kecil atau sempit, beda dengan kota-kota besar, jadi harus memotivasi atlet kami agar bisa berprestasi lebih tinggi lagi," katanya.

Masih kata Sukrawa, fasilitas untuk berlatih juga yang menjadi kendala. Namun sekarang sudah ada perkembangan, tinggal kualitas dari pelatih yang perlu dipoles agar bisa membawa atlet jauh lebih baik," tambahnya..


Ditanya mengenai jumlah anggota tapak suci Bontang, Sukrawa mengungkapkan, saat ini  kelihatan agak surut  karena pelatih yang dulu itu banyak yang telah pensiun jadi dari situ pengkaderannya yang kurang sehingga untuk penggantian pelatih-pelatih yang lama terjadi kesenjangan sehingga kurang berkesinambungan.

Bontang adalah daerah pertama lahirnya tapak suci di Kalimantan Timur dan sudah ada sejak tahun 1982.

"Tapak Suci Putera Muhammadiyah Bontang jika mengupas masa lalu adalah cikal bakal tapak suci yang ada di Kalimantan Timur, baru ke Kota Samarinda lalu ke daerah-daerah lainnya", tegasnya.

Untuk Muktamar XV diadakan di Kota Makassar, Tapak Suci Putera Muhammadiyah Bontang Kalimantan Timur mengirimkan delegasinya sebanyak 6 orang. (darsil).

 

Bagikan Berita Ini: