Suma K. Saleh : Pimpinan Pusat Tapak Suci Terpilih Perhatikan Daerah

    Dibaca 176 kali

 

MAKASSAR, LATEMMAMALA.COM; -- Muktamar XV Tapak Suci Putera Muhammadiyah 22-24 Pebruari 2017 di Makassar diakhiri penetapan 9 Formatur pengurus pimpinan pusat untuk lima tahun ke depan.

Kepada media, Sabtu (24/2/2018) Suma K. Saleh, S.Pd.I.,M.Pd selaku pengurus Pimpinan Daerah 230 Banggai Sulteng  berharap, pimpinan pusat yang baru, bisa memberi perhatian lebih kepada wilayah maupun sampai kepada pimpinan daerah.

Ditambahkan, di daerah banyak persaingan silat sehingga untuk bisa berkompetisi menjadikan Tapak Suci itu lebih action, harus ada perhatian baik secara organisasi maupun dalam hal-hal kepelatihan di Tapak Suci.

Selain itu, etika bermuhammadiyah tertuang dalam Tapak Suci, dengan iman dan akhlaq saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlaq saya menjadi lemah, ini jadi roh utama dalam menjalankan organisasi Tapak Suci di semua tingkatan. 

Baik pusat, wilayah maupun sampai kepada pimda sehingga jika dijadikan acuan, Tapak Suci itu akan tetap action dan akan berkembang ke depan, tandasnya.  

Apapun dilakukan di Pimda merupakan terjemahan program kerja dari pimpinan pusat. Pimda itu melakukan roda organisasi semuanya mengacu pada pimpinan pusat.


“Tantangan ke depan adalah, ada berkembang beberapa perguruan silat di daerah sehingga kita tetap akan optimis, Tapak Suci itu berbeda dengan perguruan silat yang lain, katanya.

Perbedaan yang paling menonjol, Tapak Suci itu bukan sekadar jurus, bukan hanya mengajarkan pembinaan fisik, tetapi juga ada pembinaan akhlaq karena rohnya tadi itu dengan iman dan akhlaq saya menjadi kuat.

Artinya harus diyakini oleh semua orang, tapak suci, tidak ada iman dan tidak ada akhlaq maka yakin dan percaya tapak suci itu tidak akan berkembang, ungkap Suma K saleh. (muh. ma’ruf)

 

 

Bagikan Berita Ini: