Dorong Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa, Rektor Unismuh Teken MoU dengan Menkop UKM

    Dibaca 71 kali

Rektor Unismuh Makassar, Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE, MM sedang berjabat tangan dengan Menteri Koperasi dan UKM RI, AAGN Puspayoga, di Gedung Pers Bali, Denpasar Bali, Selasa (6/3/2018). (nasrullah)

 
DENPASAR, LATEMMAMALA.COM; -- Rektor Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE,MM, salah satu dari 59 pimpinan perguruan tinggi dari 9 provinsi di Indonesia yang menandatangani kesepahaman bersama dengan Menteri Koperasi dan UKM, dalam acara Gerakan Mahasiswa Pengusaha di Wantilan Gedung Pers Bali K.Nadha, Jl Kebo Iwa 63, Denpasar Bali, Selasa (6/3/2018).

Penandatangan kerjasama  Rektor Unismuh Makassar, Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE, MM dengan Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga bersama dengan pimpinan perguruan tinggi lainnya di 8 provinsi, yakni; Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali.

Di Sulsel, selain Unismuh, juga UMI, STIE Nobel Indonesia Makassar, dan AMKOP Makassar.

Menteri Koperasi  AAGN Puspayoga, dalam sambutannya, mengatakan, Gerakan Mahasiswa Pengusaha yang dilaksanakan ini untuk mengubah pola pikir mahasiswa, jika sudah menjadi sarjana tidak selalu berpikir ingin menjadi PNS atau karyawan. Tetapi mereka bisa menciptakan lapangan kerja sendiri.

“Saya harapkan mahasiswa bisa menciptakan usaha yang bisa menciptakan lapangan kerja. Tidak cuma berpikir menjadi PNS,” ujar menteri.

Dikatakan, bangsa maju, jika wirausahanya maju. Untuk membangun wirausaha harus kreatif dan inovatif.

Masih kata Menteri Koperasi dan UKM ini, generasi sekarang dekat dengan teknologi dan dengan teknologi dapat mempermudah usaha karena informasi mudah diperoleh.

Menteri mengatakan, rasio penduduk Indonesia yang bergerak di bidang kewirausahaan masih sangat rendah, saat ini masih sekitar 3,01 persen di tahun 2016 dari total jumlah penduduk  (250 jt).

Agar jumlah yang bergerak di bidang kewirausahan ini bisa lebih ditingkatkan, maka koperasi di Indonesia harus melakukan reformasi total. Sekarang sudah ada sekitar 43 ribu koperasi di Indonesia yang sudah tidak masuk dalam data base.

Menteri berharap dengan Gerakan Mahasiswa Pengusaha maka pada 2019 minimum penduduk Indonesi yang bergerak di bidang kewirausahaan sudah bisa mencapai 5 persen, minimal sama dengan Malaysia saat ini.

Rektor Unismuh Makassar, Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE, MM didampingi Wakil Rektor III, Dr. Muhammad Tahir, mengatakan, dengan gerakan pengusaha mahasiswa yang disepakati bersama dengan Menteri Koperasi dan UKM  akan ditindaklanjuti dengan lebih awal melakukan pelatihan kepada mahasiswa calon penerima bantuan usaha.

“Mahasiswa  yang menerima bantuan modal usaha adalah yang betul-betul bisa menjalankan bisnisnya. Makanya seleksinya sangat ketat, termasuk terlebih dahulu mengikuti workshop kewirusahaan,” tandas rektor ini. (nasrullah)

Bagikan Berita Ini: