Gelar Upacara Sumpah Pemuda di TWA Lejja, KPA Mario Galang Karang Taruna

    Dibaca 643 kali

 


SOPPENG, LATEMMAMALA.COM; -- Mengenang peristiwa bersejarah, pada 28 Oktober 1928 di Jakarta yang dicetuskan para pemuda dari berbagai belahan nusantara yang merupakan cikal bakal Indonesia Merdeka dengan NKRI.

Salah satu Organisasi Kepemudaan yang diberi nama Komunitas Pecinta Alam (KPA) Mario, beralamat di Desa Bulue Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng, menggelar Upacara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89 Tahun 2017 di Taman Wisata Alam (TWA) Lejja.

Kegiatan itu dilaksanakan dengan menggalang Karang Taruna Kecamatan Marioriawa.

Upacara digelar pada Sabtu, 28 Oktober 2017 dan Ketua Karang Taruna Kabupaten Soppeng Indra Jaya bertindak selaku Inspektur Upacara.

Dalam amanatnya, Ketua Karang Taruna ini, mengapresiasi pemuda Mario yang memiliki inspirasi dan inisiatif membentuk sebuah wadah untuk ajang kreatifitas pemuda.

Dikatakan, mereka telah membentuk organisasi pemuda yang bersifat lokal yang mereka beri nama Komunitas Pecinta Alam (KPA) Mario.

Indra menyebut, KPA Mario dianggap pelopor kegiatan seperti ini yang benar - benar membawa dampak positif untuk pemuda dan berharap kegiatan seperti ini akan terus berlanjut, harapnya.

Hadir pada kegiatan itu, Camat Marioriawa Abdul Chair, Kades Bulue Abdul Madjid dan Babinsa, Babinkamtibmas dan BPD serta tokoh masyarakat setempat

Infirmasi dihimpun menyebutkan, sekitar 100 lebih pemuda menghadiri kegiatan ini, mereka dari komunitas kalangan mahasiswa, pelajar dan Karang Taruna di Kabupaten soppeng bahkan beberapa di antara mereka berasal dari Makassar dan Parepare.

Usai upacara berlangsung, Kemang, mengaku salah satu penggagas berdirinya KPA Mario menegaskan, kegiatan ini sangat penting sebagai ajang pertemuan pemuda untuk berinspirasi dalam kreatifitas.

Dia juga meminta pemerintah untuk selalu hadir dan mendukung langkah pemuda di Kabupaten Soppeng dalam menopang kemajuan bangsa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tema, "Satu untuk Bumi." Selain penanaman bibit pohon (reboisasi) di sekitar area TWA Lejja, juga dilakukan bimbingan tentang hutan dan lingkungan hidup dari tim BBKSDA Sulsel dan juga bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam upacara penutupan. (din)

Bagikan Berita Ini: